Kapolda Riau tegaskan perang terhadap mafia hutan, siapa pun yang merusak kayu dan hutan ilegal akan ditindak tegas sesuai hukum.
Kapolda Riau menegaskan komitmennya untuk menindak tegas praktik mafia hutan dan perusakan kayu ilegal di wilayahnya. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama aparat dan pihak terkait, menegaskan bahwa hukum Mafia Hutan akan ditegakkan secara berintegritas.
Langkah ini diharapkan memberi efek jera bagi pelaku ilegal logging sekaligus menjaga kelestarian hutan Riau yang penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.
Kapolda Buka Pelatihan Penegakan Hukum Lingkungan
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan membuka pelatihan peningkatan kemampuan bagi penyidik, penyidik pembantu, dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam penegakan hukum tindak pidana lingkungan hidup dan kehutanan. Tujuan kegiatan tersebut adalah memperkuat kompetensi aparat dalam menangani kasus kompleks di bidang kehutanan.
Dalam sambutannya, Herry menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan integritas tinggi dan tanpa pandang bulu. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menyikat praktik mafia hutan yang merusak sumber daya alam Riau.
Menurut Kapolda, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyidikan sehingga aparat tidak hanya bertindak reaktif tetapi juga mampu mencegah berbagai bentuk kejahatan lingkungan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Perlunya Kolaborasi Dalam Penegakan Hukum
Herry menyoroti bahwa penegakan hukum lingkungan tidak bisa dilakukan secara parsial atau sendiri‑sendiri oleh satu instansi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga pemerintah, penegak hukum, dan pihak terkait lainnya untuk menangani pelanggaran hukum di sektor kehutanan.
Ia mencontohkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Juli 2025, yang berhasil diatasi kurang lebih dalam dua minggu berkat sinergi seluruh pihak. Keberhasilan itu menunjukkan perlunya kerja sama dalam setiap penegakan hukum.
Kapolda mengajak penegak hukum bekerja secara kompak dan profesional sehingga tidak ada lagi celah yang bisa dimanfaatkan para pelaku mafia hutan untuk melanggengkan aktivitas ilegalnya.
Krisis Kerusakan Hutan Di Riau
Kapolda juga menyoroti kondisi hutan di Provinsi Riau yang mengalami kerusakan signifikan. Dari luas sebelumnya sekitar 5,6 juta hektare, kini luas hutan alam di Riau hanya tersisa sekitar 1,4 juta hektare. Faktor utama hilangnya hutan adalah karhutla dan deforestasi.
Kerusakan lingkungan ini berdampak luas bagi ekosistem, kualitas udara, serta kehidupan masyarakat di sekitarnya. Riau sendiri menjadi salah satu provinsi yang paling sering terdampak bencana asap akibat karhutla.
Untuk itu, Kapolda menilai upaya penegakan hukum terhadap perusak hutan harus dilakukan secara tegas dan sistematis agar dampak kerusakan dapat diminimalisir.
Penegakan Hukum Masif Dan Berintegritas
Dalam meningkatkan pemberantasan praktik ilegal, Kapolda menegaskan bahwa aparat harus memiliki komitmen penuh terhadap hukum yang berintegritas. Ia mengingatkan bahwa tindakan setengah hati hanya akan membuat pelaku terus berkeliaran.
Penegakan hukum yang berintegritas juga menuntut penyidik dan penegak hukum lain bertindak berdasarkan aturan, tidak memihak, dan melindungi lingkungan serta masyarakat dari eksploitasi brutal.
Herry menegaskan bahwa polisi bersama PPNS harus menjadi garda terdepan dalam penyelamatan hutan dari kerusakan. Baik dari pelaku pembakaran, perambahan, maupun eksploitasi ilegal lainnya.
Dampak Dan Tantangan Penegakan Lingkungan
Upaya penegakan hukum terhadap kejahatan hutan menjadi tantangan besar karena pelaku sering memiliki jaringan atau skala operasi yang tersebar. Namun Kapolda menegaskan bahwa tanpa kerja keras dan kolaborasi, hutan Riau tidak akan terselamatkan.
Polri di Riau juga tercatat menindak berbagai tindak pidana kehutanan sepanjang 2025, termasuk pembukaan lahan ilegal dan deforestasi yang merusak ribuan hektare lahan hutan. Data ini memperlihatkan betapa seriusnya masalah hukum lingkungan yang harus dihadapi.
Dengan peningkatan kompetensi penyidik dan kerja sama lintas sektor, penegakan hukum diharapkan mampu memberi efek jera kepada mafia hutan. Skaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di masa depan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari mongabay.co.id